Berobat Dan Berdo'a Dengan AL FATIHAH

Al Fatihah adalah surah yang paling agung dalam Al Qur’an. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Al Bukhari dari Abu Sa’id bin Al Mu’alla Al Anshari Al Madani, dikatakan, “Rasulullah SAW pernah bersabda kepadaku, ‘Maukah engkau aku beri tahukan surah yang paling agung yang terdapat dalam Al Qur’an ?’ Ini beliau katakan sebelum keluar dari masjid.

Beliau lalu memegang tanganku. Maka, ketika beliau hendak keluar, aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, bukankah engkau telah berkata kepada kami : Maukah engkau aku beri tahukan surah yang paling agung yang terdapat dalam Al Qur’an ?’

Rasulullah bersabda, ‘Alhamdu lillahi rabbil ‘alamin (yaitu, surah Al Fatihah). Ia adalah as-Sab’ul-Matsani dan Al-Qur’an al-Azhim yang diturunkan kepadaku’.”

Wajar jika terdapat keterangan dari Abu Hurairah yang mengatakan, “Iblis menangis sekeras-kerasnya saat Al-Fatihah diturunkan.”

NAMA-NAMA SURAH AL-FATIHAH
Surah Al-Fatihah disebut sebagai Fatihatul-Kitab ( Pembuka Kitabullah), Ummul-Qur'an (Induk Al-Quran), as-Sab'ul­-Matsani (tujuh bacaan yang diulang-ulang), al-Qur'an al-`Azhim (Bacaan Agung), al­-Wafiyah (Penyempurna), al-Waqiyah (PeIindung), al-Kanz (Perbendaharaan), al­-Asas (Dasar), Surah Pujian, Surah Syukur, Surah Penyembuh, Surah Shalat, Surah Munajat, dan Surah Ruqyah (Mantra)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Berobat Dan Berdo'a Dengan AL FATIHAH"

Posting Komentar

Tulis Apa Yang Kamu Lakukan Dan Lakukan Apa Yang Kamu Tulis.

Allah SWT. Berfirman dalam Al Qur'an :

  • [54:53] : "Dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis."
  • [6:59] Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"
  • [57:22] Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
  • [33:6] Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka. Dan orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris-mewarisi) di dalam Kitab Allah daripada orang-orang mukmim dan orang-orang Muhajirin, kecuali kalau kamu berbuat baik kepada saudara-saudaramu (seagama). Adalah yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab (Allah).
  • [18:49] Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun".
  • [17:58] Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh).
  • [7:157] (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma´ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.
  • [11:6] Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).