Terbelahnya bulan (bahasa Arab انشقاق القمر) adalah salah satu mukjizat Muhammad dalam kisah-kisah dan tulisan-tulisan Islam[1]Peristiwa ini disebutkan dalam hadits dan kisah-kisah umat Muslim pada masa Muhammad sebagai penyebab turunnya wahyu al-Qur'an surah Al-Qamar ayat 1 dan 2 dan hampir seluruh pengamat Muslim menyepakatinya kebenaran mukjizat tersebut. Tulisan awal mengenai kejadian tersebut ditulis oleh sahabat nabi seperti Ibnu Abbas, Anas bin Malik, Abdullah bin Masud dan lainnya.[2][3]
Pages
▼
Selasa, 17 Juli 2012
Minggu, 15 Juli 2012
Sijjin dan Illiyyin
Sijjin dan Illiyyin adalah dua kitab yang disebutkan dalam al-Qur'an surah Al-Tatfif. Sijjin merupakan kitab yang mencatat segala perbuatan orang-orang durhaka (Al-Tatfif [83]:7-8), sedangkan Illiyyin merupakan kitab yang mencatat segala perbuatan orang-orang berbakti, yang disaksikan malaikat-malaikat yang didekatkan kepada Allah (At-Tatfif [83]:18-19).
Ibnu Katsir berpendapat,
Sabtu, 07 Juli 2012
Al-Qur'an Mu'jizat Abadi
Setiap nabi yang diutus oleh Allah di muka bumi ini
dibekali dengan mu’jizat. Mu’jizat adalah sesuatu di luar kebiasaan yang
diiringi dengan pengakuan sebagai nabi dan ditujukan untuk membenarkan atas
pengakuan kenabian tersebut. Nabi Ibrahim a.s. dibekali dengan mu’jizat kebal
dari api ketika beliau dihukum dengan api karena menghancurkan berhala kaum
musyrik. Nabi Musa a.s. dibekali mu’jizat berupa tongkat sakti yang bisa
berubah menjadi ular raksasa dan bisa membelah lautan. Nabi Isa a.s. dibekali
dengan kemampuan berbicara saat masih bayi. Mu’jizat para nabi terdalulu
bersifat terbatas untuk satu tujuan tertentu yaitu pembuktian kenabian pada
saat adanya penolakan dari umatnya.